Tampilkan postingan dengan label php. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label php. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Oktober 2011

TUGAS PWD 2 ( CONTOH INSERT DAN VIEW DALAM 1 FILE PHP )

Berikut adalah contoh penggunaan trigger dalam php . Yaitu berfungsi sebagai pemilih , aksi mana yang akan dilakukan

sebelumnya buat database dulu yang bernama "PWD" . Lalu jalankan perintah SQL ini untuk membuat tabel dan field nya

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `dosen` (
`iddosen` varchar(15) NOT NULL,
`namadosen` varchar(50) NOT NULL,
`email` text NOT NULL,
PRIMARY KEY (`iddosen`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `mahasiswa` (
`nim` varchar(12) NOT NULL,
`nama` varchar(50) NOT NULL,
`email` varchar(50) NOT NULL,
PRIMARY KEY (`nim`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `matakuliah` (
`kodemk` varchar(15) NOT NULL,
`namamk` varchar(50) NOT NULL,
`bobot` varchar(25) NOT NULL,
PRIMARY KEY (`kodemk`)
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `pengampumatkul` (
`iddosen` varchar(15) NOT NULL,
`kodemk` varchar(15) NOT NULL
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

CREATE TABLE IF NOT EXISTS `wali` (
`nim` varchar(15) NOT NULL,
`iddosen` varchar(15) NOT NULL
) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;



Setelah itu buat file PHP nya, dengan script dibawah ini .

<?PHP
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("pwd");
?>
<ul>
<li><a href="?a=im">olah mahasiswa</a></li>
<li><a href="?a=id">olah dosen</a></li>
<li><a href="?a=imat">olah makul</a></li>
<li><a href="?a=wali">olah wali</a></li>
<li><a href="?a=ampu">dosen pengampu</a></li>
</ul><br><br>
<?PHP
if($_GET['aksi']=='input'){

if($_GET['p']=='mhs'){
$sql=mysql_query("INSERT INTO `mahasiswa` (
`nim` ,
`nama` ,
`email`
)
VALUES (
'$_POST[nim]', '$_POST[nama]', '$_POST[email]'
);
");
if($sql){echo "Data mahasiswa berhasil di tambahkan"."<br>";}
}

if($_GET['p']=='dosen'){
$sql=mysql_query("INSERT INTO `dosen` (
`iddosen` ,
`namadosen` ,
`email`
)
VALUES (
'$_POST[iddosen]', '$_POST[nama]', '$_POST[email]'
);
");
if($sql){echo "Data dosen berhasil di tambahkan"."<br>";}
}


if($_GET['p']=='makul'){
$sql=mysql_query("INSERT INTO `matakuliah` (
`kodemk` ,
`namamk` ,
`bobot`
)
VALUES (
'$_POST[kodemk]', '$_POST[nama]', '$_POST[bobot]'
);
");
if($sql){echo "Data mata kuliah berhasil di tambahkan"."<br>";}
}
if($_GET['p']=='wali'){
$sql=mysql_query("INSERT INTO `wali` (
`iddosen` ,
`nim`
)
VALUES (
'$_POST[iddosen]', '$_POST[nim]'
);
");
if($sql){echo "Data wali berhasil di tambahkan"."<br>";}
}
if($_GET['p']=='ampu'){
$sql=mysql_query("INSERT INTO `pengampumatkul` (
`iddosen` ,
`kodemk`
)
VALUES (
'$_POST[iddosen]', '$_POST[kodemk]'
);
");
if($sql){echo "Data pengampu berhasil di tambahkan"."<br>";}
}


}
?>
<?PHP
if($_GET['a']=='im'){?>
<form name="form1" method="post" action="index.php?aksi=input&p=mhs">
<p>Input Mahasiswa</p>
<table width="200" border="0">
<tr>
<td>NIM:</td>
<td><input type="text" name="nim" id="nim"></td>
</tr>
<tr>
<td>NAMA:</td>
<td><input type="text" name="nama" id="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>EMAIL:</td>
<td><input type="text" name="email" id="email"></td>
</tr>
</table>
<input type="submit" name="button" id="button" value="inputkan">
</form>
<hr>
<?PHP
$sql=mysql_query("SELECT * FROM mahasiswa order by nim asc");
while($r=mysql_fetch_array($sql)){
echo "NIM : ".$r['nim']."<br>";
echo "NAMA : ".$r['nama']."<br>";
echo "EMAIL : ".$r['email']."<br>";
echo "<br>";
}
?>
<?PHP } ?><?PHP
if($_GET['a']=='id'){?>
<form name="form1" method="post" action="index.php?aksi=input&p=dosen">
<p>Input Dosen</p>
<table width="200" border="0">
<tr>
<td nowrap>ID DOSEN:</td>
<td><input type="text" name="iddosen" id="iddosen"></td>
</tr>
<tr>
<td>NAMA:</td>
<td><input type="text" name="nama" id="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>EMAIL:</td>
<td><input type="text" name="email" id="email"></td>
</tr>
</table>
<input type="submit" name="button2" id="button2" value="inputkan">
</form>
<hr>
<?PHP
$sql=mysql_query("SELECT * FROM dosen order by iddosen asc");
while($r=mysql_fetch_array($sql)){
echo "ID : ".$r['iddosen']."<br>";
echo "NAMA : ".$r['namadosen']."<br>";
echo "EMAIL : ".$r['email']."<br>";
echo "<br>";
}
?>
<?PHP } ?>
<?PHP
if($_GET['a']=='imat'){?>
<form name="form1" method="post" action="index.php?aksi=input&p=makul">
<p>Input Makul</p>
<table width="200" border="0">
<tr>
<td nowrap>KODE MK:</td>
<td><input type="text" name="kodemk" id="kodemk"></td>
</tr>
<tr>
<td nowrap>NAMA:</td>
<td><input type="text" name="nama" id="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td nowrap>BOBOT:</td>
<td><input name="bobot" type="text" id="bobot" size="5"></td>
</tr>
</table>
<input type="submit" name="button3" id="button3" value="inputkan">
</form>
<hr>
<?PHP
$sql=mysql_query("SELECT * FROM matakuliah order by kodemk asc");
while($r=mysql_fetch_array($sql)){
echo "KODE : ".$r['kodemk']."<br>";
echo "NAMA : ".$r['namamk']."<br>";
echo "BOBOT : ".$r['bobot']."<br>";
echo "<br>";
}
?>
<?PHP } ?>
<?PHP
if($_GET['a']=='wali'){?>
<form name="form1" method="post" action="index.php?aksi=input&p=wali">
<p>Input wali</p>
<table width="200" border="0">
<tr>
<td nowrap>KODE DOSEN:</td>
<td><input type="text" name="iddosen" id="iddosen"></td>
</tr>
<tr>
<td nowrap>NIM:</td>
<td><input type="text" name="nim" id="nim"></td>
</tr>

</table>
<input type="submit" name="button3" id="button3" value="inputkan">
</form>
<hr>
<?PHP
$sql=mysql_query("SELECT * FROM wali,dosen,mahasiswa where wali.iddosen=dosen.iddosen AND wali.nim=mahasiswa.nim");
while($r=mysql_fetch_array($sql)){
echo "ID : ".$r['iddosen']."<br>";
echo "NIM : ".$r['nim']."<br>";
echo "NAMA-DOSEN : ".$r['namadosen']."<br>";
echo "NAMA-MHS : ".$r['nama']."<br>";
echo "<br>";
}
?>
<?PHP } ?>
<?PHP
if($_GET['a']=='ampu'){?>
<form name="form1" method="post" action="index.php?aksi=input&p=ampu">
<p>Input Pengampu</p>
<table width="200" border="0">
<tr>
<td nowrap>KODE DOSEN:</td>
<td><input type="text" name="iddosen" id="iddosen"></td>
</tr>
<tr>
<td nowrap>KODE MAKUL:</td>
<td><input type="text" name="kodemk" id="kodemk"></td>
</tr>

</table>
<input type="submit" name="button3" id="button3" value="inputkan">
</form>
<hr>
<?PHP
$sql=mysql_query("SELECT * FROM matakuliah,dosen,pengampumatkul where matakuliah.kodemk=pengampumatkul.kodemk AND dosen.iddosen=pengampumatkul.iddosen");
while($r=mysql_fetch_array($sql)){
echo "ID : ".$r['iddosen']."<br>";
echo "KODE : ".$r['kodemk']."<br>";
echo "NAMA-DOSEN : ".$r['namadosen']."<br>";
echo "NAMA-MAKUL : ".$r['namamk']."<br>";
echo "<br>";
}
?>
<?PHP } ?>


Rabu, 03 Februari 2010

SEJARAH PHP

PHP adalah teknologi yang diperkenalkan tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf. Beberapa versi awal yang tidak dipublikasikan digunakan pada situs pribadinya untuk mencatat siapa saja yang mengakses daftar riwayat hidup onlinennya. Versi pertama digunakan oleh pihak lain pada awal tahun 1995 dan dikenal sebagai Personal Home Page Tools. Terkandung didalamnya sebuah parser engine (mesin pengurai) yang sangat disederhanakan, yang hanya mampu mengolah macro khusus dan beberapa utilitas yang sering digunakan pada pembuatan home page,seperti buku tamu, pencacah, dan hal semacamnya. Parser tersebut ditulis ulang pada pertengahan 1995 dan dinamakan PHP/FI Versiaon 2. FI(Form Interprenter) sendiri berasal dari kode lain yang ditulis juga oleh Rasmus, yang menterjemahkan HTML dari data. Ia menggabungkan script Personal Home Page Tools dengan Form Interprenter dan menambahkan dukungan terhadap server database yang menggunakan format mSQL sehingga lahirlah PHP/FI. PHP/FI tumbuh dengan pesat, dan orang-orang mulai menyiapkan kode-kode programnya supaya bisa didukung oleh PHP.

Sulit memberikan data statistic yang akurat, namun diperkirakan pada akhir 1996 PHP/FI sudah digunakan sedikitnya pada 15.000 situs web di seluruh dunia. Pada pertengahan 1997, angka tersebut berubah menjadi 50.000. Pada saat itu juga terdapat perubahan di dalam pengembangan PHP. PHP berubah dari proyek pribadi Rasmus menjadi sebuah tim yang lebih terorganisasi. Parsernya ditulis ulang dari bentuk rancangan awal oleh Zeev Suraski dan Andi Gutmans, dan parser baru ini adalah sebagai dasar PHP Version 3. Banyak kode utilitas yang berasal dari PHP/FI diport ke PHP3, dan banyak diantaranya sudah selesai ditulis ulang secara lengkap.
Pada pertengahan 1998, baik PHP/FI maupun PHP3 dikemas bersama dengan produk-produk komersial seperti server web StrongHold buatan C2 dan Linux RedHat, dan menurut survei yang dilakukan oleh NetCraft, kemungkinan PHP digunakan pada lebih dari 150.000 situs web di seluruh dunia. Sebagai pembanding, angka tersebut lebih banyak daripada pengguna server web Enterprise server buatan netscape di Internet .

Apa itu PHP

PHP singkatan dari Personal Home Page Tools, adalah sebuah bahasa scripting yang dibundel dengan HTML, yang dijalankan disisi server. Sebagian besar perintahnya berasal dari C, Java dan Perl dengan beberapa tambahan fungsi khusus PHP. Bahasa ini memungkinkan para pembuat aplikasi web menyajikan halaman HTML dinamis dan interaktif dengan cepat dan mudah, yang dihasilkan server. PHP juga dimaksudkan untuk mengganti teknologi lama seperti CGI (Common Gateway Interface)
PHP bisa berinteraksi dengan hampir semua teknologi web yang sudah ada. Developer bisa menulis sebuah program PHP yang mengeksekusi suatu program CGI di server web lain. Fleksibilitas ini amat bermanfaat bagi pemilik situs-situs web yang besar dan sibuk, karena pemilik masih bisa mempergunakan aplikasi-aplikasi yang sudah terlanjur dibuat di masa lalu dengan CGI, ISAP, atau dengan script seperti Perl, Awk atau Python selama proses migrasi ke aplikasi baru yang dibuat dengan PHP. Ini mempermudah dan memperluas peralihan antara teknologi lama dan teknologi baru.


Beberapa Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain ;;

* Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
* Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
* PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
* Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.

wikipedia.com